Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Juni 2019

Q & A – Animasi Horor - Wowo dan Teman-teman



Suatu hari tim Animasub lagi nongkrong di suatu tempat yang disitu bocah-bocah kecil pada ngumpul. Dan yang bikin kaget sekaligus kagum adalah, mereka muter animasi Wowo dan Teman-teman di Youtube.

“Lho itu kan bikinan si Fajar. Wah keren udah viral aja nih!”

Ya memang kami kenal dengan sutradara si Wowo sejak sebelum dia bikin animasi itu. Dulu suka bikin animasi dengan nama Koplak Dokar. Dan cukup membanggakan karena kami sedikit banyak tahu proses awalnya. Nah karena itu, kami kembali kontak dia via WA dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan pendek.

***

Q : Sejak kapan Wowo dibuat
A : wowo dibuat tahun 2015

Q : Bagaimana awalnya Wowo dibuat?
A : karena masih sedikit banget animasi lokal yang ada di indonesia maka author coba coba membuat animasi dg modal seadanya menggunakan smartpone.bertema lokal budaya indonesia dalam bentuk horor.

Q : Wowo terinspirasi dari apa?
A : Dari cerita mitos yang beredar di Indonesia.kususnya di lingkungan sekitar.



Q : Apakah wowo dikerjakan oleh tim, atau mempunyai studio animasi?
A : Saat ini tim wowo terdiri dari beberapa orang (pengisi suara) dan belum mempunyai studio animasi khusus.

Q : Dimanakah Wowo diproduksi?
A : Wowo ada di Semarang Jawa tengah

Q : Apa visi misi dari author tentang animasi indonesia?
A : Mengenalkan beragam budaya yang ada di Indonesia dalam bentuk mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Karena hampir di semua daerah di Indonesia terdapat mitos-mitos, dan mau tak mau kita hidup di dalam mitos tersebut. Dan disajikan dengan tokoh Wowo sebagai anak kecil pada umumnya.

***
Yuk rek, langsung cek youtube-nya dan tekan subscribe ya! Selain itu kalian juga bisa ikuti FB dan IG nya.


Saat tulisan ini dibuat. Subscriber Wowo di YT sudah mencapai 1.1 Juta!
Sukses ya Fajar dan Wowo-nya. 


Q & A Rizky Riplay – Author Animasi Horor Youtube

Terus terang tim Animasub sempat terkejut, tapi gak pake ayam-ayam sih, hehe, ketika tahu ada youtuber animasi dari Surabaya, yang melejit dengan konten hantu-hantunya. Ini berarti kabar yang buaik banget. Semakin bertambah lagi arek kreatif dari kota Pahlawan ini. Dan semoga youtuber animasi dari Suroboyo lain segera menyusul.

---- Berikut hasil Q & A singkat dengan author Rizky Riplay via WA ----

Q : Sejak kapan membuat animasi di youtube?
A : Pertama kali buat animasi untuk tugas akhir saya di ITS yaitu September 2010, setelah itu hanya buat animasi untuk ikut lomba2 saja. Jika serius bikin konten di Youtube di Youtube baru akhir tahun 2017 dengan mengajak 1 teman animator.

Q : Bagaimana awalnya membuat tema horor?
A : Awalnya karena video paling awal yang melejit bertemakan horror komedi, video itu juga mengumpulkan subscriber awal, maka selanjutnya kita fokus di konten horror.


Q : Apakah dikerjakan oleh tim, atau mempunyai studio animasi?
A : Saat ini belum ada studio animasi khusus, Saat ini hanya dikerjakan oleh tim kecil dengan 2 animator utama (Animator 1 : Rizkyriplay - Animator 2 : Andy riplay). Dan 2 anggota lain mengumpulkan materi serta menghandle social media, sekali2 kita berkumpul untuk membahas ide2 kedepannya.

Q : Dimanakah diproduksi?
A : Sementara Diproduksi di Kota Surabaya sementara di kediaman masing-masing.

Q : Apa visi misi dari author tentang animasi indonesia?
A : Kita berharap animasi Indonesia bisa terus berkembang dengan tetap mengusung identitas lokal yang menarik serta kedepannya bisa menjadi salah satu aset besar Indonesia, seperti Jepang dengan game dan animenya.

***

Saat tulisan ini dibuat. Subscribers mereka di Youtube telah mencapai 2,4 Juta!
Langsung ae takis & jangan lupa pencet tombol subscribe di :Youtube/RizkyRiplay. Atau bisa ikuti sosmed mereka di IG : rizkyriplay - FB : Rizky-Riplay


Minggu, 18 November 2018

Beacon - Bekraf Animation Conference - Surabaya

Pada Selasa, 13 nopember 2018. Bekraf mengadakan BEACON di Suroboyo, persisnya ada di Hotel Wyndham. Yang bertujuan memperkenalkan program-program Bekraf. Terkait pengembangan ekonomi kreatif kepada pelaku, asosiasi dan masyarakat ekonomi kreatif. Khususnya untuk subsektor animasi. Serta menjembatani kesenjangan jejaring bisnis animasi antara rumah produksi dengan distributor, atau investor nasional dan global. Untuk memberi ruang pada talenta muda animasi Indonesia dengan menimba ilmu melalui mentor/tutor yang bereputasi dunia, untuk membangun kolaborasi dengan pelaku utama animasi nasional & dunia.

Pada jam 8 pagi, acara ini buka oleh Wawan Rusiawan selaku Direktur Riset dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif. Beliau menyebutkan bahwa film dan animasi, sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif, menyumbang nilai tambah sebesar Rp1,354 trilyun (wih guede yo, rek!), terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif sebesar 0,16% atau sebesar 0,01% terhadap PDB Nasional.

Salah satu rangkaian acara BEACON adalah pameran yang memperkenalkan dan mempromosikan hasil karya dari berbagai studio animasi Indonesia, terutama studio asal Surabaya dan juga beberapa karya siswa SMK di Surabaya.

Diselenggarakan pula talkshow yang menghadirkan beberapa narasumber seperti Eki N.F (MPic Animation), Faza Sulthon (Hompimpa Studio), Cak Waw (Trio Hantu Cs), Berny Julianto (Neo Paradigm Comics), Alfi Zachkyelle (Kampoong Monster), Cak Ikin (CuloBoyo) dan mas Akbar (Komikus/Jatim strip).

Dan ini adalah acara animasi tak terduga yang menyenangkan. Karena pada tahun ini 10 Nopemberan kebetulan tidak diadakan, jadi bisa jadi penggantie gitu lho :)

Sumber : bekraf.go.id – risamedia.com

---------------------------------------------------------------------------------------------

Tentang Bekraf
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf. Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.

Jumat, 27 Juli 2018

Audiensi dengan Bu Risma

sumber foto : twitter @SapawargaSby
Wah senenge rek. Akhirnya dapat kesempatan ketemu Walikota idaman kita semua. Bu Risma! Hehe ndesit yo. Yo wes gakpopo, lah! Wong juga gak semudah itu ketemu sama beliau. Acara ini saja baru bisa ter-realisasikan setelah 2 tahun direncanakan.

Nah yang bikin mancep di otak kami, gak tau yang lain, pas beliau cerita. Kalau dia dikatakan "crazy" sama orang-orang bule. Mereka bilang, "Mana ada Walikota ikut ngatur-ngatur jalan raya?"

Yo iki lho Suroboyo. Tulus, blak-blak an, tanpa pamrih, dan sepenuh hati membangun kota Pahlawan sing mbois pol iki. Buktinya pertemuan kemarin itu Bu Risma justru berterima kasih pada para Influencer Media Sosial yang membuat Surabaya terkenal di dunia. Tapi ya sebenernya kebalik hehe. Bu Risma lah yang membuat kami bangga dengan Surabaya seperti sekarang ini. Terima kasih, Bu!

Jadi kemarin tanggal 25 Juli 2018. Bertempat di Balai Kota Surabaya. Walikota mengundang para Influencer Media Sosial Surabaya untuk berdiskusi tentang uneg-uneg, pernyataan, dan apa saja yang sekiranya membuat Kota Surabaya ini maju dengan baik.

Dan khususnya kami. Senang sekali karena ternyata pertanyaan kami tempo hari tentang pemasangan rambu dengan penggunaan karakter ber-Haki. Apakah sudah izin atau belum? Ternyata direspon dan semoga membuka mata kita, untuk lebih peka akan hukum Properti Intelektual.


Respon baik itu adalah dengan membuka pelayanan Hak Cipta gratis untuk produk kreatif arek-arek Surabaya. Supaya karya kita mempunyai payung hukum. Yang bisa di urus di Coridor Coworking Space di Siola. Nah semoga secepatnya kami bisa nge-cek kesana, ya. Dan bisa kami bagikan dengan yang lain.


O ya pas cerita apa itu ya. Ibu bilang 
"
Oalah ngene yo 
repote dadi 
Walikota..!
"
Hehe tenang, bu, tenang! kami selalu akan mendukung demi kemajuan Surabaya. Semangad!

Sedikit video dari audiensi kemarin. 
Mohon maklum kalau gambarnya nggak lengkap 
dan kualitasnya kurang baik.

Jumat, 30 Maret 2018

Elaborasi - Animasi Surabaya di Pekan Film Nasional

Bulan Maret adalah bulan film nasional. Banyak tempat di daerah-daerah di Indonesia mengadakan acara-acara film. Salah satunya Elaborasi. Yang diselenggarakan di Royal Plaza Surabaya atas kerjasama Infis, Pusbang film, Diknas, Dharma Wanita dan Chicking.

Sementara kontributor kontennya berasal dari film layar lebar hingga film pendek, juga animasi. Animasi-animasi yang ditayangkan ini semua berasal dari Surabaya. Ada Culoboyo, Trio Hantu Cs , Lima Pagi dan Gob and Friends. Meski seharusnya banyak lagi animasi yang bisa diputar, namun waktunya nggak cukup. Karena harus dibagi pula oleh sesi diskusi yang narsum nya antara lain : Cak Waw, Jacky Ho, dan Hebz.


Seorang peserta dari jurusan DKV UPN cukup aktif menanyakan banyak hal tentang animasi. Diantaranya : apa upaya untuk supaya serial animasi Indonesia bisa banyak. Apakah ada harapan untuk animasi Indonesia kedepannya. Bagaimana cara bekerjasama dengan pembuat animasi, sedang saya hanya bisa bikin cerita saja. Ketiga narasumber mempunyai pandangan variatif untuk itu. Namun intinya bahwa animasi Indonesia masih on-progress. Dan peluang untuk maju maish sangat luas. Karena sekolah-sekolah animasi sudah ada dan banyak. Konten budaya Nusantara yang menarik untuk digali juga masih segar. Yang penting selalu jalan dan selalu optimis.


Rabu, 21 Februari 2018

Profesor Animasi dan VFX Amerika ke Surabaya

Dunia animasi adalah dunia seni. Dimana tidak ada batasan waktu dan tempat untuk saling berbagi dalam berkreasi. Tanggal 17 januari lalu kami mendapat kabar bahwa Eric Hanson akan datang ke Surabaya.

Whatsapp Jacky Hoo

Graha Pena 11 Februari 2018
Seorang peserta mencoba VR dari hasil rancangan Eric
Banyak hal baru ketika kami mengikuti seminarnya di Graha Pena pada tanggal 11 Februari kemarin. Dan memang benar jika perkembangan dunia animasi disini dan amerika sudah jauh sekali. Mereka sudah melakukan banyak hal. Dari efek visual yang dulu harus dibangun sendiri di software 3D. Hingga sekarang mengembangkan kamera untuk meng-capture dunia nyata 360 derajat. Yang tentu lebih detail di tekstur, dan lebih mempermudah perancangannya untuk produksi. Ini juga dikembangkan melalui VR dan AR. Dan yang mengejutkan lagi resolusinya sangat-sangat besar. Hingga gambar sebesar titik saja kalau dibesarkan masih kelihatan detail. Dan ini adalah sebuah pengetahuan yang sangat apik dan epic.
Menurut Eric, Virtual Reality yang lagi rame saat ini sebenarnya sudah ada lama sekali. Namun karena saat itu teknologinya terlalu jauh dari jangkauan masyarakat, maka sulit dinikmati, Sejak adanya teknologi smartphone, setiap orang sekarang dengan mudah menikmatinya. Bahkan sekarang teknologi itu sudah berkembang lagi menjadi Augmented Reality. Yang salah satu visinya adalah, suatu saat kita lihat film dengan berada didalam film itu sendiri.

Lingkungan
Eric bilang acara-acara pameran teknologi perkembangan dunia digital di Amerika hampir ada tiap minggu. Sehingga menurut kami perkembangan ini tentu tidak lepas dari lingkungan per-animasian di suatu tempat. Jika apa yang seperti dikatakan Eric begitu, maka bisa dipastikan kebutuhan untuk mengembangkan teknologi dikalangan masyarakatnya juga lebih punya banyak peluang.


Rangkaian Tour 
Sebenarnya acara ini adalah rangakaian tour pelatihan animasi yang diadakan oleh Konjen Amerika dalam meningkatkan hubungan bilateral negara. Dan sudah dilakukan dari Jakarta, Bandung, Jogja, Medan, Batam, Surabaya, dll.



Semoga acara ini berkelanjutan untuk memperdalam ilmu animasi di Indonesia

Foto by Bisma
 sumber : myAmerica Surabaya

Sabtu, 20 Januari 2018

Animasi Culoboyo Tembus Silver Button Youtube

Halo arek mbois! begitulah sapaan karakter cak Ikin dan Culoboyo menyapa penonton youtube nya. Wuih penontonnya saja mbois, berarti cak Ikin lebih mbois hehe. Dan memang mbois-is ini cak Ikin. Karena konsisten membangun karakter Culoboyo sejak 2007. Yang awal itu masih versi Suro dan Boyo. Karena yang versi awal, menurut cak Ikin, penuh dengan pisuhan khas Surabaya. Dan supaya tontonan animasinya aman bagi anak-anak, maka dia membuat kebijakan menjadikannya genre anak-anak.

Ya ampun sudah update berita telat, eh lupa ucapkan selamat hehe. Selamat Cak Ikin dan Culoboyo! Sukses terus!


Senin, 13 November 2017

Animasi Terkini di Cikini 2017


Animakini 2017 merupakan singkatan dari animasi Cikini dan animasi terkini. Acara ini merupakan acara pertama DKV Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Creative Labs yang ditunjuk sebagai tim penyusun Grand Strategi dan Roadmap Sub Sektor Animasi dalam penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan Pusat Unggulan Animasi.

Kegiatan ini diadakan dari 8-9 nopember 2017. Di Goethe Haus, Jakarta Pusat. Dalam rangka membahas secara bersama mengenai perkembangan animasi Indonesia dalam lingkup ekosistem animasi sehingga bisa memberikan motivasi, semangat berbagi, dan menularkan pengetahuan di industri animasi, yang dapat menghasilkan regenerasi berikutnya dari pelaku animasi yang semakin maju, melalui inkubasi bisnis animasi, dari produksi, bisnis, distribusi maupun service dan kolaborasi kerja.

Ada banyak seminar dan talkshow dengan berbagai topik yang menarik dan pembicara yang kompeten di bidangnya. Tidak hanya bahas dari segi industri animasi terkini, tetapi juga membahas bagaimana secara teknis pembuatan animasi itu tersendiri hingga bagaimana tanggapan serta apa saja yang pemerintah lakukan dalam memajukan industri animasi Indonesia.



Ekonomi Kreatif Masa Depan

"Animasi, film, dan video adalah salah satu subsektor yang dijadikan prioritas ekonomi kreatif Indonesia di masa depan. Kontribusi yang diberikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Subsektor ekonomi kreatif, termasuk animasi dan video berkontribusi Rp 852 triliun atau 7,38 persen terhadap PDB nasional 2015 dengan tingkat pertumbuhan per tahun mencapai 4,38 persen." kata Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Boy Berawi. Saat mengisi salah satu acara Animakini.

Animasi = Kerjasama

Bekraf sebagai badan kreatif Indonesia merespon baik tentang situasi animasi di Indonesia. Badan ini sudah melakukan kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan juga berbagai perguruan tinggi. Kerjasama tersebut berupa memberikan fasilitas terhadap para pelaku animasi, sehingga mereka bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di lembaga tersebut. Salah satunya untuk rendering video.

"Melalu kerja sama ini, Bekraf akan memperkuat komitmen, konsistensi, dan kontinuitas, untuk terus melakukan kemitraan bersama lembaga akademis atau perguruan tinggi untuk mengembangkan ekonomi kreatif," kata Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan.


sumber : Group WA Inama Family, Beritasatu Com, Popconasia Com, Sindonews Com

Minggu, 12 November 2017

Animasi Pendek Terbaik Piala Citra Festival Film Indonesia

Sejak tahun 2013. Festival Film Indonesia (FFI) membuka kategori baru. Yaitu film animasi pendek 

2013
Nominasi
1. Florist, sutradara M Panji Sofiullah
2. Hebring & Bagol, sutradara Mar Lan Sugama, Dennis Adhiswara dan Andi Martin
3. Inspektur Jonni, sutradara Mohamad Fajar, FFTV IKJ
4. Kripik Sukun Mbok Darmi, sutradara Heri Kurniawan
5. Sang Suporter, sutradara W Darmawan

Pemenang
Sang Suporter, sutradara W Dharmawan













2014
Nominasi
1. Asia Raya, sutradara Anka Atmawijaya Adinegara
2. Adit Sopojarwo, sutradara Dana Riza & Indrajaya
3. Love Paper, sutradara Bambang “Ipoenk” KM
4. Anak Bangsa, sutradara M Panji Shopiyullah
5. Pret!, sutradara Firman Winjasmara

Pemenang
Asia Raya, sutradara Anka Atmawijaya Adinegara, Crymsonik Pictures














2015
Nominasi
1. Djakarta 00, Galang E. Larope
2. GWK, ALAM Sutera
3. Kapur Ade. Lanting Animation
4. Parte, Pe-Mamam Production
5. Tendangan Halilintar, MD Animation - Jakarta

Pemenang
GWK, ALAM Sutera














2016
Nominasi
1. Surat untuk Jakarta, sutradara Andre Sugianto, Aditya Prabaswara & Ardhira Anugrah Putra
2. Adit Sopo Jarwo: Eyang Datang Semua Senang, sutradara Indrajaya & Omar Aryaindra
3. Adit Sopo Jarwo: Festival Perahu Kertas Belayar Tanpa Batas, sutradara Indrajaya & Omar Aryaindra
4. Ang, sutradara Robert Sunny
5. Reform, sutradara M. Ramza Ardyputra

Pemenang
Surat untuk Jakarta, Aditya Prabaswara & Ardhira Anugrah Putra














2017
Nominasi
1. Darmuji 66, Bhinneka di Persimpangan, sutradara Ahmad Hafidz Azro'i
2. Kaie and the Phantasus' Giants, sutradara Ahmad Hafidz Azro'i
3. Lukisan Nafas, sutradara Fajar Ramayel
4. Make A Wish, sutradara Salsabilla Aulia Rahma
5. Mudik, sutradara Calvin Chandra, Ardhira Anugrah Putra, Alfonsus Andre, Aditya Prabaswara

Pemenang
Lukisan Nafas, sutradara Fajar Ramayel


2018
Nominasi
1. Keluarga Satu Setengah, karya Michaela Clarissa Levi, Robert Sunny dan Raffael Arkapraba Gumelar.
2. Knight Kris, karya William Fajito, Antonius.
3. Si Juki The Movie, karya Faza meonk.
4. Terrorvision 3000, karya Percolate Galactic.
5. Thank You, karya Benvuto Lucano A.
6. The Awakening Lullaby, karya Sendika Rahmadhannik.

Pemenang
Si Juki The Movie, sutradara Faza meonk





Senin, 06 November 2017

J-TOWN Serial Animasi dari kerjasama Studio Animasi dengan Stasiun TV

Serial-serial animasi di Indonesia yang pernah atau sedang tayang di TV. Rata-rata kerjasama nya hanya sebatas jual beli tayangan saja. Stasiun TV enggan mendevelop bareng Studio Animasi. Mereka maunya nerima segebok serial yang sudah siap tayang.

Kerjasama disini artinya pihak TV dan Studio Animasi sudah merancang konsep sebelum animasi di produksi. Yang tentunya animasi ini menjadi milik bersama. Sehingga produk akan mendapat perlakuan lebih baik dan masa depannya jelas.


Studio Kumata yang berlokasi di Bandung. Telah memulai Proses developing, produksi, dan post-produksinya berlangsung sejak Januari hingga Oktober 2017. Proses ini melibatkan kurang lebih 100 orang yang sebagian besarnya adalah ilustrator dan animator agar dapat memproduksi 400-450 adegan untuk tiap episodenya.

Diharapkan, hadirnya serial J-Town ini dapat memancing lebih banyak kerjasama antara stasiun televisi dan studio animasi lainnya, juga dapat membangkitkan kembali industri animasi di Indonesia. Mengingat begitu banyak studio animasi lokal yang memiliki IP yang potensial untuk disiarkan secara lebih luas. 

Bisa jadi J-TOWN adalah serial animasi pertama Indonesia yang bekerjasama secara benar dengan Stasiun TV. Dan diharapkan sistem kerjasama ini menjadi standar untuk semua studio animasi dan stasiun tv.

Tonton terus J-Town setiap Sabtu-Minggu pukul 21.00 WIB hanya di Net tv!


TRAILER



sumber : kumata-studio.com 

Sabtu, 04 November 2017

2 ANIMASI PANJANG TANAH AIR HADIR DI AKHIR 2017

Berita menyenangkan dari dunia animasi. Karena di Indonesia jarang ditemui dalam 1 tahun ada film animasi layar lebar, apalagi 2 sekaligus.
Ayo segera buru ke bioskop!
 



Si Juki The Movie adalah sebuah film animasi Indonesia yang dijadwalkan tayang pada akhir 2017 dan diangkat dari komik Si Juki. Berkisah tentang petualangan Si Juki dan kawan-kawan melakukan misi penyelamatan dari bencana meteor. Ceritanya dibuat oleh pembuat komik Si Juki, Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk. Animasi panjang ini juga menghadirkan sejumlah aktor Indonesia sebagai pengisi suara. Yakni Indro Warkop DKI, Bunga Citra Lestari, Tio Pakusadewo, Butet Kartaredjasa, Pandji Pragiwaksono, Agus Kuncoro, Tarzan, Arie Kriting, Mongol, Mudy Taylor, Ki Joko Bodo, Babe Cabiita, Nikita Mirzani, Wizzy, Jaja Mihardja, dan Maya Wulan.



Knight Kris bercerita mengenai Bayu yang menemukan keris yang tertancap kuay di dalam sebuah candi kuno. Bayu pun memperoleh kesaktian menjadi seseorang ksatria super. Di sisi lain, keris itu juga merupakan segel untuk mengurung raksasa kejam bernama Asura.
Ditemani Rani yang merupakan sepupunya dan kera tua bernama Empu Tandra, Bayu harus menghadapi Asura dan para Prajurit Bayang. Film ini akan segera tayang pada bulan November 2017.


Sumber : wikipedia, Sindonews

Minggu, 15 Oktober 2017

Sekolah Animasi Gratis Does University

DOES University adalah sekolah bakat yang hanya mengajarkan apa yang disukai para siswa sesuai minat dan bakat yang dimiliki siswa tersebut. Sistem belajar mengajar dilakukan dengan metode karantina selama masa belajar.


Sekolah gratis yang digagas oleh Erix Soekamti, ini merupakan sebuah bentuk CSR Endank Soekamti untuk berbagi kepada masyarakat Indonesia yang telah menemani perjalanan kelompok musik ini selama lima belas tahun lebih.

Untuk awalan, DOES University hanya fokus pada pelatihan animasi. Dalam pelaksanaannya, proses belajar mengajar di sini menggunakan sistem karantina, jadi nyaris selama 24 jam para peserta ajar harus menghabiskan waktunya di tempat belajar, kecuali saat hari libur atau akhir pekan.
Menurut Erix, dengan demikian diharapkan proses transfer ilmu akan berjalan lebih intens dan peserta ajar lebih fokus menerima pelajaran yang disampaikan.


Di tempat ini selama 6 bulan, seluruh keperluan para siswa ditanggung DOES University. Karenanya para calon animator ini tidak perlu memikirkan tempat tinggal, alat dan media belajar, serta kebutuhan sehari-hari seperti, makan dan minum selama menempuh pelajaran.


Lokasi Does University 
Alamat: Jl. Munggur, Sidoarum, Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55264, Indonesia
Telepon: +62 812-1567-003
Provinsi: Daerah Istimewa Yogyakarta



sumber :
Does University
Tribun Jogja