Rabu, 21 Februari 2018

Profesor Animasi dan VFX Amerika ke Surabaya

Dunia animasi adalah dunia seni. Dimana tidak ada batasan waktu dan tempat untuk saling berbagi dalam berkreasi. Tanggal 17 januari lalu kami mendapat kabar bahwa Eric Hanson akan datang ke Surabaya.

Whatsapp Jacky Hoo

Graha Pena 11 Februari 2018
Seorang peserta mencoba VR dari hasil rancangan Eric
Banyak hal baru ketika kami mengikuti seminarnya di Graha Pena pada tanggal 11 Februari kemarin. Dan memang benar jika perkembangan dunia animasi disini dan amerika sudah jauh sekali. Mereka sudah melakukan banyak hal. Dari efek visual yang dulu harus dibangun sendiri di software 3D. Hingga sekarang mengembangkan kamera untuk meng-capture dunia nyata 360 derajat. Yang tentu lebih detail di tekstur, dan lebih mempermudah perancangannya untuk produksi. Ini juga dikembangkan melalui VR dan AR. Dan yang mengejutkan lagi resolusinya sangat-sangat besar. Hingga gambar sebesar titik saja kalau dibesarkan masih kelihatan detail. Dan ini adalah sebuah pengetahuan yang sangat apik dan epic.
Menurut Eric, Virtual Reality yang lagi rame saat ini sebenarnya sudah ada lama sekali. Namun karena saat itu teknologinya terlalu jauh dari jangkauan masyarakat, maka sulit dinikmati, Sejak adanya teknologi smartphone, setiap orang sekarang dengan mudah menikmatinya. Bahkan sekarang teknologi itu sudah berkembang lagi menjadi Augmented Reality. Yang salah satu visinya adalah, suatu saat kita lihat film dengan berada didalam film itu sendiri.

Lingkungan
Eric bilang acara-acara pameran teknologi perkembangan dunia digital di Amerika hampir ada tiap minggu. Sehingga menurut kami perkembangan ini tentu tidak lepas dari lingkungan per-animasian di suatu tempat. Jika apa yang seperti dikatakan Eric begitu, maka bisa dipastikan kebutuhan untuk mengembangkan teknologi dikalangan masyarakatnya juga lebih punya banyak peluang.


Rangkaian Tour 
Sebenarnya acara ini adalah rangakaian tour pelatihan animasi yang diadakan oleh Konjen Amerika dalam meningkatkan hubungan bilateral negara. Dan sudah dilakukan dari Jakarta, Bandung, Jogja, Medan, Batam, Surabaya, dll.



Semoga acara ini berkelanjutan untuk memperdalam ilmu animasi di Indonesia

Foto by Bisma
 sumber : myAmerica Surabaya

Sabtu, 20 Januari 2018

Animasi Culoboyo Tembus Silver Button Youtube

Halo arek mbois! begitulah sapaan karakter cak Ikin dan Culoboyo menyapa penonton youtube nya. Wuih penontonnya saja mbois, berarti cak Ikin lebih mbois hehe. Dan memang mbois-is ini cak Ikin. Karena konsisten membangun karakter Culoboyo sejak 2007. Yang awal itu masih versi Suro dan Boyo. Karena yang versi awal, menurut cak Ikin, penuh dengan pisuhan khas Surabaya. Dan supaya tontonan animasinya aman bagi anak-anak, maka dia membuat kebijakan menjadikannya genre anak-anak.

Ya ampun sudah update berita telat, eh lupa ucapkan selamat hehe. Selamat Cak Ikin dan Culoboyo! Sukses terus!


Wadaw! Si Juki masuk Box Office Pertama Film Animasi Indonesia!

Film animasi layar lebar dengan judul lengkap Si Juki The Movie : Panitia Hari Akhir. Dinobatkan menjadi film animasi Indonesia pertama yang meraih gelar Box Office. Ini dikarenakan jumlah penonton pada hari pertama, pada 28 desember 2017, tembus sekitar 72.000 orang!


Ini tentu menjadi kabar bahagia untuk kesekian kalinya datang dari dunia peranimasian Tanah Air. Meskipun bisa dibilang masih jarang. Namun lonjakan animasi-animasi layar lebar semakin terasa cepat. Dan berharap banget bisa menjadi acuan bagi penggiat atau pengusaha animasi untuk semakin rutin memproduksi animasi-animasi lainnya.

Film yang bersegmen semua umur ini adalah adaptasi dari komik Si Juki, yang diciptakan oleh Faza Meonk. Yang juga tidak kalah larisnya, bahkan sempat mengungguli penjualan komik-komik import. Cerita dalam komik-komik tersebut sangat beragam. Sementara untuk film animasinya menceritakan tentang Si Juki, seorang selebriti yang berada di puncak kariernya. Sikapnya yang polos, jenaka dan berani menjadi berbeda membuatnya disukai banyak orang. Hingga sebuah kesalahan membuatnya berbalik menjadi musuh nomor satu di Indonesia.

Film ini dibintangi sejumlah nama besar sebagai pengisi suara. Di antaranya ada Bunga Citra Lestari, Pandji Pragiwaksono, Arie Kriting, Babe Cabita, Tarzan, Indro Warkop, dll.


Produser Frederica mengatakan, Peluang film ini menjadi sukses sangatlah terbuka lebar, melihat selama ini tak banyak film animasi yang beredar di Indonesia. Dia menyatakan dikeluarkannya film Juki bisa menjadi sebuah percobaan pasar untuk film animasi di Indonesia. Dan jika target penonton tercapai film animasi ini akan dibikin sekuel.



TRAILER



Sumber : detik.com,, solopos.com

Minggu, 19 November 2017

Serangan Kadet 1947 Menggemparkan Indonesia Jaya Expo 2017


Dunia animasi & dunia tentara tidak jauh berbeda. Sama-sama harus kompak & disiplin. Tentu tidak sulit beradaptasi untuk menjalin kerjasama dengan TNI AU.
 


Seperti SSR Jakarta, Ametis Institute, & Kampoong Monster Creative Labz. Yang telah memproduksi film animasi berjudul Serangan Kadet 1947. Yang pada 18 nopember 2017 telah menggemparkan acara TNI AU : Indonesia Jaya Expo 2017 di Mall Kota Kasablanka (KOKAS).

"Awalnya film ini berjudul Ambarawa 47. Namun karena ceritanya juga sampai Semarang dan Salatiga. Maka kami dan TNI AU sepakat menggantinya." Jelas Alfi Zachkyelle selaku produser, sutradara, dan penulis skenario.

Judul Lama & Judul Baru
Film ini berdasar kisah nyata tentang penyerbuan udara pertama oleh AURI pada 1947 terhadap Belanda. Saat itu kondisi sangat tidak memungkinkan. Hanya menggunakan 3 buah pesawat usang, rusak, dan tersisa pesawat yang baru diperbaiki. Terlebih lagi para pilotnya belum pernah melakukan operasi udara. Keberanian ini pun menjadi salah satu triger perjuangan di Indonesia. Juga mendapat perhatian khusus pada dunia internasional. 


Kata Alfi lagi, bahwa film ini akan dijadikan serial. Yang berhubungan dengan kisah-kisah heroik TNI AU pada masa perjuangan. Semoga ini menjadi salah satu puzzle industri animasi dimasa depan. Demi memberi influenze tentang kerukunan, keamanan, persatuan dan kedaulatan bangsa.

TEASER





sumber : Popcon Asia, Kaori Nusantara, Alfi Zachkyelle


Jumat, 17 November 2017

Game Tiang Listrik

Tiang listrik mendadak menjadi bahan pembicaraan hot saat ini di jagat maya Indonesia. Setelah mobil yang ditumpangi Ketua DPR RI Setya Novanto menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau Jakarta pada Kamis (16/11).

Lucu-lucu sih satiran warganet. Ada yang bilang salah tiang listriknya karena tidak ngeles. Ada juga yang bilang tiang listriknya sakti karena tidak lecet. Bahkan ada meme tiang listrik yang tergeletak sakit diatas kereta dorong, diangkur oleh petugas kesehatan menuju UGD. Hingga tagar #SaveTiangListrik pun mencuat deras di jajaran medsos tanah air. 

Atas inspirasi itu. sebuah developer game asal Yogyakarta, Noobzilla, menciptakan sebuah game unik yang dikasih judul Tiang Listrik. Dan sudah tersedia untuk diunduh di Google Play Store. "Sapa bilang nabrak tiang listrik gampang? Coba loe bisa berapa kali nabrak?" Jargon game tersebut.

KLIK : PREVIEW GAME TIANG LISTRIK


sumber : kumparan

Senin, 13 November 2017

Animasi Terkini di Cikini 2017


Animakini 2017 merupakan singkatan dari animasi Cikini dan animasi terkini. Acara ini merupakan acara pertama DKV Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Creative Labs yang ditunjuk sebagai tim penyusun Grand Strategi dan Roadmap Sub Sektor Animasi dalam penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan Pusat Unggulan Animasi.

Kegiatan ini diadakan dari 8-9 nopember 2017. Di Goethe Haus, Jakarta Pusat. Dalam rangka membahas secara bersama mengenai perkembangan animasi Indonesia dalam lingkup ekosistem animasi sehingga bisa memberikan motivasi, semangat berbagi, dan menularkan pengetahuan di industri animasi, yang dapat menghasilkan regenerasi berikutnya dari pelaku animasi yang semakin maju, melalui inkubasi bisnis animasi, dari produksi, bisnis, distribusi maupun service dan kolaborasi kerja.

Ada banyak seminar dan talkshow dengan berbagai topik yang menarik dan pembicara yang kompeten di bidangnya. Tidak hanya bahas dari segi industri animasi terkini, tetapi juga membahas bagaimana secara teknis pembuatan animasi itu tersendiri hingga bagaimana tanggapan serta apa saja yang pemerintah lakukan dalam memajukan industri animasi Indonesia.



Ekonomi Kreatif Masa Depan

"Animasi, film, dan video adalah salah satu subsektor yang dijadikan prioritas ekonomi kreatif Indonesia di masa depan. Kontribusi yang diberikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Subsektor ekonomi kreatif, termasuk animasi dan video berkontribusi Rp 852 triliun atau 7,38 persen terhadap PDB nasional 2015 dengan tingkat pertumbuhan per tahun mencapai 4,38 persen." kata Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Boy Berawi. Saat mengisi salah satu acara Animakini.

Animasi = Kerjasama

Bekraf sebagai badan kreatif Indonesia merespon baik tentang situasi animasi di Indonesia. Badan ini sudah melakukan kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan juga berbagai perguruan tinggi. Kerjasama tersebut berupa memberikan fasilitas terhadap para pelaku animasi, sehingga mereka bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di lembaga tersebut. Salah satunya untuk rendering video.

"Melalu kerja sama ini, Bekraf akan memperkuat komitmen, konsistensi, dan kontinuitas, untuk terus melakukan kemitraan bersama lembaga akademis atau perguruan tinggi untuk mengembangkan ekonomi kreatif," kata Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan.


sumber : Group WA Inama Family, Beritasatu Com, Popconasia Com, Sindonews Com

Minggu, 12 November 2017

Animasi Pendek Terbaik Piala Citra Festival Film Indonesia

Sejak tahun 2013. Festival Film Indonesia (FFI) membuka kategori baru. Yaitu film animasi pendek 

2013
Nominasi
1. Florist, sutradara M Panji Sofiullah
2. Hebring & Bagol, sutradara Mar Lan Sugama, Dennis Adhiswara dan Andi Martin
3. Inspektur Jonni, sutradara Mohamad Fajar, FFTV IKJ
4. Kripik Sukun Mbok Darmi, sutradara Heri Kurniawan
5. Sang Suporter, sutradara W Darmawan

Pemenang
Sang Suporter, sutradara W Dharmawan













2014
Nominasi
1. Asia Raya, sutradara Anka Atmawijaya Adinegara
2. Adit Sopojarwo, sutradara Dana Riza & Indrajaya
3. Love Paper, sutradara Bambang “Ipoenk” KM
4. Anak Bangsa, sutradara M Panji Shopiyullah
5. Pret!, sutradara Firman Winjasmara

Pemenang
Asia Raya, sutradara Anka Atmawijaya Adinegara, Crymsonik Pictures














2015
Nominasi
1. Djakarta 00, Galang E. Larope
2. GWK, ALAM Sutera
3. Kapur Ade. Lanting Animation
4. Parte, Pe-Mamam Production
5. Tendangan Halilintar, MD Animation - Jakarta

Pemenang
GWK, ALAM Sutera














2016
Nominasi
1. Surat untuk Jakarta, sutradara Andre Sugianto, Aditya Prabaswara & Ardhira Anugrah Putra
2. Adit Sopo Jarwo: Eyang Datang Semua Senang, sutradara Indrajaya & Omar Aryaindra
3. Adit Sopo Jarwo: Festival Perahu Kertas Belayar Tanpa Batas, sutradara Indrajaya & Omar Aryaindra
4. Ang, sutradara Robert Sunny
5. Reform, sutradara M. Ramza Ardyputra

Pemenang
Surat untuk Jakarta, Aditya Prabaswara & Ardhira Anugrah Putra














2017
Nominasi
1. Darmuji 66, Bhinneka di Persimpangan, sutradara Ahmad Hafidz Azro'i
2. Kaie and the Phantasus' Giants, sutradara Ahmad Hafidz Azro'i
3. Lukisan Nafas, sutradara Fajar Ramayel
4. Make A Wish, sutradara Salsabilla Aulia Rahma
5. Mudik, sutradara Calvin Chandra, Ardhira Anugrah Putra, Alfonsus Andre, Aditya Prabaswara

Pemenang
Lukisan Nafas, sutradara Fajar Ramayel


2018
Nominasi
1. Keluarga Satu Setengah, karya Michaela Clarissa Levi, Robert Sunny dan Raffael Arkapraba Gumelar.
2. Knight Kris, karya William Fajito, Antonius.
3. Si Juki The Movie, karya Faza meonk.
4. Terrorvision 3000, karya Percolate Galactic.
5. Thank You, karya Benvuto Lucano A.
6. The Awakening Lullaby, karya Sendika Rahmadhannik.

Pemenang
Si Juki The Movie, sutradara Faza meonk